Unknown Unknown Author
Title: KARENAMU AKU SELINGKUH #2 "DI ATAS ATAP KU DENGAR RINTIK"
Author: Unknown
Rating 5 of 5 Des:
Aku takkan bilang, "di atas langit masih ada langit,". terlalu jauh. Kau tak seperti langit, tak juga seperti bumi. Kau adalah ...
Aku takkan bilang, "di atas langit masih ada langit,". terlalu jauh. Kau tak seperti langit, tak juga seperti bumi. Kau adalah pakaian penutup semua aib yang selama ini kita pendam bersama. Kau adalah selimut yang selama ini menemaniku dalam gelap. Kau adalah atap, tempat untukku berlindung dari rayuan-rayuan mantan kekasihku dan rayuan perempuan-perempuan jalang di sepanjang jalan. Kau juga adalah tempat untukku berlabuh, melepas penat, kerinduan dan kasih sayang. Masihkan engkau merasakan hal itu hingga detik ini?

Tapi, sesekali busana itu lama tak tercuci, hingga kumal dan lusuh. Selimut itu seringkali tak terawat, sampai aku tak bisa membedakan, mana selimut di kamarku dan selimut tetanggaku. Aku beratap sempurna namun masih merasakan rintik hujan membasahi badan. Kehadiranmu kian hampa, ketika dirimu lebih sibuk dengan duniamu dan melupakan duniaku. Walau terkadang, aku sadar, aku terlalu egois.

Entah kenapa, kian hari kebencian ini terus tumbuh tak terkendali. Aku selalu merasa kau adalah sumber masalah, sulit diatur dan tak perhatian. Walau aku sadar, semua ini hanya perasaanku saja, rasa yang tak terkendali. Seperti orang tidur, yang tak lagi melihat sesuatu itu nyata atau khayal. Dan ini yang kurasa.

Dulu, rumah adalah kerinduan. Di mana pun aku berada, aku ingat rumah, dan mengingatmu tentunya. Walau beberapa kesempatan bisa menginap di hotel mewah, berbaring di atas peraduan reot, bersamamu jauh lebih indah. Kini, .................
bersambung

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top